Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) turut memfasilitasi Pelatihan dan Fasilitasi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli Tahun 2026 di Provinsi Jawa Tengah khususnya untuk bidang Tata Lingkungan Konstruksi Ahli Muda jenjang 7.

 

Kegiatan yang berlangsung pada 20–21 Mei 2026 di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah ini diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah.

 

Sebanyak 188 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 24 peserta mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja bidang Tata Lingkungan Konstruksi Ahli Muda jenjang 7.

 

Direktur Pengembangan Profesi Berkelanjutan dan Pembinaan Anggota IATPI, Tri Joko, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi bukan sekadar kegiatan administratif untuk memperoleh sertifikat kompetensi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan profesionalisme, tanggung jawab, dan daya saing tenaga ahli konstruksi.

 

Tri Joko menilai kualitas sumber daya manusia memiliki peran yang sangat menentukan. Infrastruktur yang baik, tidak hanya diukur dari kuatnya bangunan, panjangnya jalan, atau luasnya kawasan yang terbangun, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut memenuhi aspek keselamatan, kesehatan, keberlanjutan lingkungan, efisiensi sumber daya, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

 

Oleh karena itu, tenaga ahli konstruksi perlu memiliki kompetensi teknis, memahami regulasi, bekerja secara profesional, dan menjunjung etika dalam menjalankan tugasnya.

 

Melalui kegiatan ini, IATPI berharap dapat mendukung lahirnya tenaga ahli yang kompeten, berintegritas, dan siap menjawab tantangan pembangunan di Jawa Tengah maupun tingkat nasional.

 

Share this post on: