Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) menjadi salah satu narasumber dalam Lokakarya Kurikulum Program Studi Teknik Lingkungan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh. Kegiatan bertema “Arah Strategi Kurikulum Prodi dalam Asosiasi Teknik Lingkungan dan Pencapaian LAM Teknik Unggul” ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 20 Mei 2026.


Dalam kegiatan tersebut, Direktur Pengembangan Profesi Berkelanjutan dan Pembinaan Anggota IATPI, Tri Joko, memberikan masukan dan rekomendasi strategis terhadap dokumen Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Malikussaleh 2026.

 

Tri Joko menilai, secara umum dokumen kurikulum tersebut sudah cukup kuat sebagai kurikulum OBE berbasis KKNI, SN-Dikti, MBKM/Kampus Berdampak, serta berorientasi pada LAM Teknik dan IABEE. Dokumen tersebut juga telah memuat berbagai komponen penting, mulai dari identitas program studi, evaluasi kurikulum, analisis kebutuhan pasar, profil lulusan, PEO, CPL, bahan kajian, struktur 144 SKS, RPS, MBKM, hingga mekanisme PPEPP/PDCA.

 

Sebagai program studi baru, penguatan kurikulum dinilai perlu terus dilakukan melalui benchmarking, masukan pemangku kepentingan, serta pengembangan sistem evaluasi lulusan secara bertahap.

 

Dalam paparannya, Tri Joko turut menyoroti sejumlah tantangan lulusan Teknik Lingkungan, antara lain persaingan antar prodi dan antar profesi, pentingnya sertifikasi kompetensi, kebutuhan keterampilan digital dan data lingkungan, belum tersedianya tracer study lulusan, serta kesiapan laboratorium dan praktik lapangan.

 

Menurutnya, kurikulum perlu semakin memperjelas diferensiasi lulusan Teknik Lingkungan, memperkuat jalur sertifikasi mahasiswa, mengembangkan portofolio digital, serta membangun sistem evaluasi lulusan sejak dini.

 

Melalui kegiatan ini, IATPI memperkuat komitmennya untuk menjadi mitra strategis bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan Teknik Lingkungan, sekaligus menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam menjawab kebutuhan pembangunan lingkungan di Indonesia.

Share this post on: